Bahan Mid Indonesia

1. Novel adalah karya imajinasi yang mengisahkan sisi utuh atas problematika kehidupan sesorang atau beberapa orang tokoh
2. Cerpen adalah karangan pendek yang berbentuk prosa
3. Alur, tokoh, latar, dan tema di novel lebih banyak dibandingkan cerpen
4. Narasi : mengungkapkan tentang rangkaian atau kejadian atau peristiwa yang saling berhubung-hungan. Contoh : dongeng
5. Eksposisi : bersifat menjelaskan atau memaparkan suatu ide atau gagasan yang disusun sebaik-baiknya sehingga mudah dipahami oleh pembaca. Contoh : laporan
6. Deskripsi : tentang suatu situasi tempat, tingkah laku, sehidup-hidupnya sehingga pembaca seolah-olah melihat serta mengalami sendiri. Contoh : kesibukan di terminal
7. Argumentasi : tentang gagasan atau pendapat, disertai dengan alasan, bukti, supaya pembaca membenarkan dan menerima pendapat tersebut. Contoh : diskusi
8. Persuasi : bertujuan untuk membujuk dan mempengaruhi supaya pembaca atau pendengae berbuat seperti yang diinginkan si penulis. Contoh : iklan
9. Laporan : jenis dokumen yang berisikan paparan peristiwa atau kegiatan yang telah dilakukan oleh seseorang atas dasar tanggung jawab yang diberikan kepadanya
10. Sistematika laporan :
– Hal judul
– Lembar persetujuan
– Kata pengantar
– Daftar isi
– Rangkuman
– Pendahuluan
– isi
– Kesimpulan
– Daftar Pustaka
11. Drama : karangan yang ditulis dalam bentuk dialog atau percakapan dengan maksud untuk dipertunjukkan
12. Istilah dalam drama :
– Babak : bagian-bagian drama untuk memperjelas alur cerita
– Adegan : bagian dari babak yang menampilkan isi cerita
– Prolog : pendahuluan untuk membuka babak pertama
– Dialog : percakapan antara beberapa orang
– Monolog : percapakan seorang pelaku
– Mimik : gerak-gerik muka atau isyarat
– Reira : kesimpulan dari selesainya babak
– Epilog : kata penutup yang menganut makna
13. Kata ulang / reduplikasi : kata yang mengalami proses perulangan baik sebagian ataupun seluruhnya
14. Dwilingga : pengulangan dengan tidak mengubah bentuk dasarnya. Contoh : layang-layang
15. Bervariasi : pengulangan yang salah satu bentuk dasarnya berubah vonimnya. Contoh : ramah-tamah
16. Berimbuhan : kata ulang dwilingga yang diberi imbuhan. Contoh : kuda-kudaan
17. Dwipurwa : kata ulang yang proses pengulangannya hanya sebagian dari bentuk dasarnya. Contoh : pertama-tama

Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s